Magelang, sebuah kota di Jawa Tengah dengan icon
wisatanya yaitu candi Borobudur yang menawan. Tapi ternyata Magelang
punya banyak tempat wisata indah selain Borobudur. Yang tentu saja
tempat wisata ini layak buat Wovger kunjungi.
Magelang, dikenal dengan kota sejuta bunga. Tapi kenapa disini masih
ada banyak cowo-cowo jomblo ya? Ya terang saja bunganya ada sejuta,
kumbangnya ada dua juta, ya gak imbang. Oke lupakan masalah pembahasan
jomblo ini.
1. Tempat terbaik menikmati momen matahari terbit
Hal yang paling tak bisa dilewatkan, menyaksikan matahari terbit di Punthuk Setumbu!
Tempat ini terletak di Dusun Kurahan, Desa Karangrejo, Kecamatan
Borobudur. Bukit yang berada di ketinggian 400 meter diatas permukaan
laut ini cukup mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan bermotor.
Tak ada hal besar tanpa pengorbanan. Demi mendapat keindahan momen
matahari terbit Punthuk Setumbu, butuh sedikit perjuangan karena
kendaraan hanya bisa diparkir di ujung dusun. Ada beberapa jalur dengan
kemiringan cukup tajam ketika hampir sampai puncak bukit. Tapi jangan
khawatir, jika cuaca sedang cerah, tak hanya pemandangan spektakuler
berupa bola api yang muncul dari balik Gunung Merapi dan Merbabu, tetapi
juga panorama kemegahan Candi Borobudur yang terselimuti kabut tipis.
Jika ingin mendapat sajian pemandangan berbeda, cobalah menuju pos
mati di Dusun Kalitengah, Desa Giritengah. Tempatnya tak jauh dari
Punthuk Setumbu. Jika di tempat sebelumnya Borobudur menjadi sajian
utama, di tempat ini kegagahan Merbabu dan Merapi menjadi ‘tokoh utama’.
Nampak juga Gunung Sumbing nampak menjulang dari kejauhan.
2. Memandangi Keindahan 5 gunung dalam 1 Titik
Hal utama yang menjadi favorit di sini adalah gardu pandang. Ada 2
buah teropong di sini, di Gardu Pandang dan Pelataran Panca Arga, cukup
rogoh kocek sebesar 3 ribu rupiah untuk menggunakannya. Namun biasanya
tempat ini sangat ramai saat musim liburan sehingga kita harus sabar
mengantri untuk dapat menggunakan teropong. Di tempat ini kita dapat
menyaksikan kecantikan lima gunung sekaligus; Merapi, Merbabu, Sindoro,
Slamet, dan Sumbing.
Selain gardu pandang, ada juga Museum Vulkanologi dan Bioskop Mini di
sini. Menambah wawasan seputar gunung atau menyaksikan dokumenter
meletusnya merapi bukan ide buruk.
3. Nyamannya Berendam air hangat
Candi ini terletak di desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten
Magelang, Jawa Tengah. Untuk dapat mencapai objek wisata ini, bila
mengendarai mobil dari arah Semarang, pengunjung dapat mengambil jalan
ke kiri sebelum Kecamatan Pringsurat, Temanggung. Sekitar 400 meter akan
langsung sampai di lokasi. Sedangkan apabila dari arah Yogyakarta,
pengunjung dapat mengambil jalan ke kanan di pertigaan Desa Krincing
(sebelah utara Secang) ke arah Grabag, kemudian mengikut papan penunjuk
arah menuju Candi Umbul.
Pemandian air panas ini tergolong situs purbakala, yang diperkirakan
sudah ada sejak zaman Wangsa Syailendra. Keseluruhan dinding kolam
terbuat dari lapisan-lapisan batu andesit seperti yang biasa kita
temukan di candi-candi. Di tengah kolam keluar sumber air hangat, yang
makin sore makin panas. Mungkin tak sepanas tempat pemandian air panas
lain, namun suhunya yang tak terlalu panas itu justru membuat badan kita
nyaman. Pada zamannya, kolam ini merupakan tempat pemandian para
putra-putri bangsawan.
Sembari berendam, pemandangan yang menenangkan hati akan menemani.
4. Dinginkan Kepala di Air Terjun
Hawa panas? Segarkan dirimu di Grojogan Kedung Kayang yang terletak
di Desa Wonolelo, Sawangan. Saat matahari begitu terik, aliran sungainya
yang jernih dan nuansa sejuknya akan mendinginkan kepalamu.
Atau adapula Curug Silawe di kaki Gunung Sumbing sebelah selatan atau
di Dusun Kopeng Kulon, Sutopati, Kabupaten Kajoran. Jalur ke sana
mungkin kurang menyenangkan, tapi apa yang akan kamu dapatkan nanti akan
sangat memuaskan. Untuk mencapai curug ini, kamu bisa melalui jalan
raya Purworejo – Magelang, kemudian belok di Pertigaan Krasak. Siapkan
fisik yang kuat untuk menempuh medan yang cukup melelahkan.
Atau kamu juga bisa berkunjung ke air terjun penuh mitos. Pernah
mendengar mitos tentang Jaka Tarub yang mencuri selendang bidadari saat
mandi? Nah, kamu bisa mendapatkan di sini. Tempat tersebut bernama Air
Terjun Sekar Langit, terletak di kaki Gunung Andong, Kecamatan Grabag.
5. Serunya Olahraga Ekstrim di Kali Elo
Sungai Elo merupakan sub DAS Sungai Progo. Tempatnya tak begitu jauh
dari Candi Borobudur, tepatnya di Kecamatan Mungkid. Dengan jarak tempuh
rafting sekitar 12 km, Sungai Elo cocok untuk pemula karena
memiliki tingkat kesulitan II-III, sehingga tak perlu khawatir jika
mengajak anak kecil untuk merasakan sensasi jeram di sini.
6. Rumah Kamera
Di Magelang ada sebuah bangunan unik berbentuk kamera raksasa. Tempat
ini cukup populer di sosial media. ‘Rumah Kamera’, begitu ia dinamai.
Tempat ini adalah sebuah galeri seni milik seorang seniman bernama
Tanggol Angien, seorang asal Semarang yang lama tinggal di Bali. Ia lama
menghabiskan waktunya di bidang melukis dan telah mendapat berbagai
macam penghargaan.
Di dalam kamu akan dibuat takjub dengan karya-karyanya yang cantik.
Tak perlu takut capai berdiri karena disediakan kursi-kursi ‘kreatif’
yang unik.
Rumah Kamera berada di Jl. Majaksingi, Kecamatan Borobudur.
7. Senyum ramah warga desa wisata
Tempat ini sayang jika dilewatkan. Senyum ramah warga lokal Candirejo
akan membuat harimu lebih menyenangkan. Nuansanya yang asri, cocok jika
ingin bersantai menikmati ketenangan.
Masyarakat Desa Candirejo memiliki keterampilan membuat cinderamata
atau kerajinan tangan yang terbuat dari bambu dan daun pandan.
Pengunjung dapat membuat makanan lokal
slondok yang diolah
dari singkong. Kita juga bisa belajar memainkan gamelan di sini. Dan
tentu, keliling desa menggunakan andong akanmemberi pengalaman otentik
pedesaan yang tak mungkin didapat di perkotaan.
8. Menyegarkan mata dengan hijaunya perbukitan
Hijaunya kawasan Perbukitan Menoreh akan memanjakan mata. Udaranya
yang sejuk dan segar memberikan suasana yang nyaman dan menenteramkan
diri. Lupakan sejenak berbagai beban pekerjaan.
Perbukitan ini terletak di perbatasan Jawa tengah dan Yogyakarta
tepatnya di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh yang cukup
mudah dijangkau.
9. Menyaksikan pemandangan kota dari ketinggian
Bukit Tidar terletak tengah Kota Magelang, layaknya penyejuk di
tengah semrawutnya perkotaan. Fungsi utamanya adalah sebagai lahan
terbuka hijau, namun juga menyimpan potensi wisata yang besar.
Dari atas sini kita dapat melihat panoram Kota Magelang dari
ketinggian. Pepohonan di sekitar menjadikan suasana menjadi lebih
sejuk. Selain itu di bukit ini juga terdapat wisata religi, yaitu
Petilasan Syeh Subakir dari Persia yang merupakan salah satu penyebar
agama Islam di Jawa Tengah.
10. Suasana Pecinan Magelang
Kawasan pecinan Magelang disebut-sebut sebagai ‘Malioboro-nya’ Magelang.
Suasana kawasan ini begitu semarak. Maklum, tempat ini juga dikenal
sebagai pusat perdagangan Magelang. Cocok jika ingin wisata belanja di
kawasan yang terletak di Jl.Pemuda Magelang ini.